Skip to main content

Cara Lapor Pajak Online e-Filing Pajak Terbaru

Cara Lapor Pajak Online

Cara Lapor Pajak Online

Cara lapor pajak online disebut juga e-Filling. Tentu saja cara pelaporan SPT pajak ini dapat Anda lakukan secara online bisa melalui Direktorat Jenderal Pajak(DJP) dan melalui situs e-Filling resmi lainnya yang telah ditetapkan.

Anda hanya perlu membayar pajak secara online tanpa perlu mengantre lagi. Namun sebelum itu, ada banyak manfaat dari pajak online lainnya.

Manfaat pajak online

Pajak online tentu saja memudahkan Anda untuk melapor pajak dimanapun dan kapanpun. Selain itu Anda dapat menghemat waktu, dan karena antrian Anda tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk mengantri lagi.

Keuntungan lainnya adalah bukti laporan yang disimpan jauh lebih aman dan lebih mudah untuk dilacak tanpa khawatir data Anda hilang.

OnlinePajak telah disahkan sebagai salah satu mitra penyedia jasa aplikasi (ASP) yang resmi DJP untuk e-Filing pajak dan e-Billing pajak.

Hanya dengan satu akun saja, Anda dapat berkolaborasi dengan kolega Anda dan mengelola pajak perusahaan Anda.

Selain itu, OnlinePajak menyediakan layanan pajak online secara gratis selamanya sebagai perwujudan pembangunan Indonesia.

Dilengkapi dengan ISO 27001, OnlinePajak juga menjamin keamanan dan kerahasiaan 100% data yang ada.

Tips saat memilih aplikasi e-Filling

Anda perlu memperhatikan beberapa hal sebelum memilih aplikasi e-Filling yang tepat.

Pertama, Anda perlu memastikan bahwa aplikasi e-Filling pajak merupakan saluran yang resmi dan sudah ditetapkan oleh DJP, Anda bisa mengecek melalui surat keputusan ASP yang dibuat oleh DJP di situs-situs aplikasi e-Filling pajak.

Hal itu agar Anda bisa mendapatkan Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) resmi atau sah.

Kedua, pilih aplikasi e-Filling yang berbasis web.

Tentu saja hanya sebagian aplikasi yang berbasis web. Hal ini agar BPE (Bukti Penerimaan Elektronik) tersimpan secara aman.

Anda tidak perlu khawatir lagi apabila BPE Anda hilang maupun terselip.

Setelah mengetahui manfaat dan tips saat memilih aplikasi e-Filling pajak, berikut ini adalah tata cara melapor pajak Online melalui situs OnlinePajak :

1. Akseslah aplikasi OnlinePajak. Bisa melalui https://www.online-pajak.com

2. Masuklah ke fitur e-Filling

3. Downloadlah file CSV juga file PDF pendukung untuk menghitung / pilih hitung langsung atau fitur hitung otomatis

4. Download BPE

Cara Login DJP Online

Cara Login DJP Online

DJP merupakan singkatan dari Direktorat Jendral Pajak. DJP tersedia secara online, DJP online adalah sebuah aplikasi dengan fitur e-filling pajak. E-filling tentu saja memudahkan masyarakat dalam melakukan wajib pajak maupun melapor SPT tahunan karena tidak perlu mengantri lagi dan Anda dapat mengaksesnya dimanapun.

Berikut ini merupakan langkah yang harus Anda ikuti saat melalukan pendaftaran DJP online:

1. Bukalah situs resmi DJP di https://djponline.pajak.go.id/account/login

2. Log-in apabila sudah memiliki akun, namun apabila Anda belum memiliki akun Anda bisa mengklik tombol daftar.

3. Isilah formulir yang tersedia sesuai dengan identitas pribadi Anda termasuk NPWP, EFIN dan kode keaman yang diberikan.

4. Klik verifikasi

5. Setelah itu akan muncul identitas wajib pajak Anda

6. Pastikan semuanya sesuai dengan identitas Anda

7. Masukkan email, nomor HP dan juga password

8. Klik ‘Simpan’

9. Cek email untuk mengaktivasi akun DJP

10. Lakukan wajib pajak secara online sesuai fitur yang tersedia

EFIN Pajak

Anda harus memiliki EFIN (Electronic Filing Identification Number) terlebih dahulu sebelum melakukan wajib pajak.

Sayangnya EFIN tidak bisa didapatkan secara online.

Anda bisa mendatangi kantor pajak di daerah manapun.

Siapkanlah data seperti fotokopi KTP dan kartu NPWP.

Setelah itu isilah formulir aktivasi EFIN.

Nah, setelah selesai mengisi dan menyerahkan formulir aktivasi EFIN ke loket dan telah diaktifkan, maka Anda bisa menikmati berbagai macam pelayan DJP online.

Perlu diingat, Anda harus menjaga EFIN baik-baik karena jika EFIN hilang, Anda harus mengaktivasi EFIN baru di kantor pajak.

Efiling Pajak 2018

EFiling pajak 2018 semakin gampang dipakai jika dibandingkan dengan eFiling Pajak tahun pelaporan sebelumnya.

Alasannya, kini masih ada poly pilihan aplikasi eFiling dan adanya perbaikan pada fitur lapor pajak online.

Meningkatnya penggunaan pelaporan SPT online diantaranya disebabkan oleh tingginya penetrasi internet & kian beragamnya pelaksanaan lapor pajak online.

Jadi, wajib pajak mempunyai pilihan buat memakai aplikasi eFiling Pajak yang paling gampang dipakai.

Cara Daftar Pajak Online

Berikut adalah tata cara mendaftar pajak online :Pertama, buka kotak masuk surel Anda (Inbox e-mail).

Lalu masuk ke situs https://ereg.pajak.go.id/login. Setelah itu masukkan alamat email Anda dan masukkan kode yang diberikan.

Setelah itu klik ‘daftar’ lalu cek inbox email.

Setelah menemukan verifikasi email untuk aktivasi ereg, klik link yang ada di email Anda yang telah diberikan oleh situs pajak tadi.

Isilah formulir online yang telah disediakan. Pastikan nama Anda sesuai dengan KTP. Lalu masukkan password baru, dan no HP.

Pilih pertanyaan dan isi jawaban.

Hal ini untuk memulihkan akun Anda apabila terjadi lupa password dan sebagainya.

Isi kembali kode yang diberikan lalu klik daftar.

Kembali cek email yang Anda miliki, lalu klik link yang disediakan sebagai aktivasi akun Anda.

Halaman akan memunculkan link pendaftaran NPWP.

Klik link tersebut lalu log-in kembali dengan email dan password yang telah didaftarkan tadi.

Setelah itu lengkapi formulir elektronik yang ada sesuai dengan Anda sampai seluruh langkah terisi dengan jelas, benar, dan lengkap.

Pada langkah ke 9, klik kedua pernyataan lalu klik simpan.

Formulir Anda akan muncul lalu klik ‘minta token’ dan masukkan kode yang diberikan.

Kembali cek email Anda dan lihat kode token yang diberikan.

Copy kode token tersebut lalu masukkan kode ke surat pernyataan memperoleh informasi perpajakan.

Jangan lupa untuk mencentang dua pernyataan lalu klik kirim.

Tunggu konfirmasi email selanjutnya dari DJP.

Apakah pengajuan NPWP Anda yang dilakukan secara online disetujui atau ditolak.

Biasanya membutuhkan waktu satu sampai tiga hari.

DJP Online Npwp Sudah Terdaftar

Jika Anda memiliki NPWP yang sudah terdaftar maka mulailah melakukan kewajiban perpajakan Anda baik menghitung, membayar, dan melaporkan pajak dari penghasilan yang Anda peroleh.

Berikut adalah kewajiban pemegang NPWP :

1. Menghitung Pajak

2. Membayar Pajak

3. Melapor Pajak

Bagi Anda yang memiliki NPWP namun honor dibawah PTKP, maka Anda tidak akan dipotong pajak penghasilan, akan tetapi tetap lapor pajak.

Sama halnya dengan Anda yang memiliki NPWP namun tidak bekerja, Anda tidak perlu bayar pajak, tetapi tetap harus lapor pajak.

Lalu bagaimana jika Anda memiliki NPWP akan tetapi tidak pernah bayar pajak?

Untuk pegawai atau karywan, pajak penghasilan Anda telah dipotong oleh atasan Anda sehingga Anda tidak perlu khawatir lagi tentang pajak.

Sementara bagi pengusaha, silahkan bayar pajak Anda sebanyak 1% berdasarkan omset yang Anda miliki.

Bagi Anda yang tidak membayar pajak tetap wajib membuat laporan SPT Tahunan.

SPT Online 2018

Surat Pemberitahuan atau SPT memiliki tiga jenis, yaitu SPT 1770, SPT 1770S, dan SPT1770SS.

Sebelum lebih jauh membahas tentang bagaimana cara memakai E-Filing pelaporan pajak, mari ketahui perbedaan ketiga SPT berikut ini :

1. SPT 1770

SPT 1770 memiliki format yang paling kompleks lantaran terdiri berdasarkan empat lembar, yaitu satu lembar SPT induk beserta lampiran 1770-I, 1770-II, 1770-III, dan 1770-IV.

SPT ini digunakan apabila Anda termasuk dalam kriteria berikut:

– Berpenghasilan menurut bisnis atau pekerjaan bebas yang menyelenggarakan pembukuan atau Norma Perhitungan Penghasilan Netto;

– Berpenghasilan dari satu atau lebih pemberi kerja;

– Penghasilan yang dimiliki dikenakan pajak bersifat final atau Pajak Penghasilan Final;

– Berpenghasilan lain seperti hadiah, sewa, penjualan, warisan, dan lain-lain.

2. SPT 1770S

SPT jenis ini memiliki satu lembar SPT induk beserta dua lembar lampiran SPT yaitu SPT 1770 S-I & 1770 S-II. SPT ini dipakai buat Anda yang memiliki kriteria sbb:

– Karyawan atau pesiunan dari satu atau lebih perusahaan;

– Memiliki penghasilan dalam negeri lainnya seperti royalti, hadiah, sewa, penjualan, & lain-lain;

– Memiliki penghasilan yang dikenakan pajak final misalnya bunga deposito, tabungan, penjualan saham pada Bursa Efek, pemilikan hak tanah dan bangunan, dan lain-lain.

3. SPT 1770SS

SPT ini memiliki format yang paling sederhana dan hanya terdiri dari satu lembar saja.

SPT ini hanya memuat keterangan penghasilan dan hutang pajak pada setahun tanpa perincian saja.

SPT ini digunakan oleh pekerja yang memiliki penghasilan kurang dari Rp 60 juta dan bekerja hanya untuk satu pemberi kerja.

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *